Angka di dunia ini terdiri dari 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9. Angka 1
sampai 9 memiliki nilai ,nyata ,dapat dihitung dan dicacah, sedangkan Nol
adalah angka yang menyatakan ketidak bernilaian.
Jika diatas meja ada sebuah mangga, maka bisa disebut 1
mangga, jika tidak ada mangga di atas meja maka 0 mangga, sama dengan tidak ada
apapun. Jika diatas meja tidak ada telur maka 0 telur, inilah logika yang
tertanam dalam pikiran kita, bahwa lambang bilangan nol mewakili suatu benda
nyata yang tidak ada.
Dalam sebuah bilangan asli, lambang bilangan 0 jika
diletakkan pada sisi sebelah kanan (bukan terletak di urutan paling depan) maka
akan mempunyai nilai sesuai letaknya, sedang jika diletakkan pada sisi paling
kiri (urutan terdepan sebuah bilangan) lambang bilangan 0 tak mempunyai arti
apapun. Misal , 10 bernilai sepuluh,
jika angka 0 di pindah ke depan, maka menjadi 01, yaitu sama saja dengan 1,
bukan? Ini berarti angka 0 didepan angka yang bernilai tidak akan berarti
apa-apa.
Filosofinya adalah jika seseorang yang tidak memiliki skill
atau kemampuan namun dijadikan pemimpin terdepan, maka tidak akan berpengaruh
apapun. Bahwa
sesuatu yang tidak nyata-nyata ada, tidak akan bernilai apapun jika ditempatkan
pada posisi paling depan. Yang berhak menempati posisi terdepan adalah mereka
yang nyata-nyata mempunyai nilai. Jadi jika kita ingin mencapai posisi
terdepan maka kita harus memiliki nilai.
Dalam penjumlahan dan pengurangan
Bilangan 0 dalam penjumlahan dan pengurangan, sebuah
bilangan (positif maupun negatif) jika dijumlah atau dikurang dengan 0 maka
nilainya tidak akan berubah. Angka nol tidak mempunyai peran dan dapat
diabaikan. Misalnya 5 + 0 = 5, -23 + 0 = -23, 12 - 0 = 12, -34 - 0 = -34.
Filosofinya : sesuatu yang tidak benar-benar ada jika ditambahkan
atau dihilangkan/dikurangkan dari apapun yang telah bernilai tak akan merubah
nilai itu. Ini artinya adalah jika kita ingin diperhitungkan dalam sebuah
komunitas, maka kita harus bernilai untuk komunitas itu.
Bilangan 0 dalam perkalian, sebuah bilangan (positif atau
negatif) jika dikalikan dengan 0 akan menghasilkan 0.
Misalnya 72 x 0 = 0, 0 x -56 = 0.
Filosofinya :
Jika
kita telah memiliki sesuatu yang bernilai dan ingin menggandakan nilainya
hindarilah bertemu dengan sesuatu yang tidak bernilai, karena hanya akan
menelan semua nilai yang ada menjadi tiada.
Bilangan 0 dalam pembagian, sebuah bilangan (positif atau
negatif) jika dibagi dengan 0 maka hasilnya tidak dapat didefinisikan. Misalnya
5 : 0 = tidak terdefinisi atau
( tak terhingga ).filosofinya
Jika orang bernilai dibandingkan dengan orang yang tak memiliki nilai
maka derajatnya sungguh sangat tinggi,artinya manusia
bernilai jauh lebih tinggi ( tak terdifinisikan ) derajadnya dibanding manusia yang tak ber
nilai .
Apa akibatnya jika anda dekat dengan orang yng
tak bernilai bahkan ada dibawah NOL ? seperti persamaan ini ?
200 ―10
maka hasinya adalah 190
Jika anda begaul dengan orang yang hanya
mementingkan kepentingan sendiri maka anda tidak akan menjadi orang yang lebih
baik tapi anda akan menjadi orang berkurang nilai anda dari sebelumnya
Namun jika
anda sengaja membandingkan nilai
anda dengan orang lain apalagi pada orang yang anda anggap tak bernilai, maka
sunggungnya anda adalah orang sangat tak
bernilai.
*dikutip dari
pelajaran pak wahyudi (guru SMAN2 2
Tangerang) tahun 2012/2013.








0 komentar:
Posting Komentar