ini blog Pribadi Hilda Meilani, semoga ga nyesel nyesel amat ya sudah berkunjung hehe

Jumat, 17 Mei 2013

Posted by Only Hilda Meilani 21.11 No comments

Angka di dunia ini terdiri dari 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9. Angka 1 sampai 9 memiliki nilai ,nyata ,dapat dihitung dan dicacah, sedangkan Nol adalah angka yang menyatakan ketidak bernilaian.
Jika diatas meja ada sebuah mangga, maka bisa disebut 1 mangga, jika tidak ada mangga di atas meja maka 0 mangga, sama dengan tidak ada apapun. Jika diatas meja tidak ada telur maka 0 telur, inilah logika yang tertanam dalam pikiran kita, bahwa lambang bilangan nol mewakili suatu benda nyata yang tidak ada.
Dalam sebuah bilangan asli, lambang bilangan 0 jika diletakkan pada sisi sebelah kanan (bukan terletak di urutan paling depan) maka akan mempunyai nilai sesuai letaknya, sedang jika diletakkan pada sisi paling kiri (urutan terdepan sebuah bilangan) lambang bilangan 0 tak mempunyai arti apapun.  Misal , 10 bernilai sepuluh, jika angka 0 di pindah ke depan, maka menjadi 01, yaitu sama saja dengan 1, bukan? Ini berarti angka 0 didepan angka yang bernilai tidak akan berarti apa-apa.
Filosofinya adalah jika seseorang yang tidak memiliki skill atau kemampuan namun dijadikan pemimpin terdepan, maka tidak akan berpengaruh apapun. Bahwa sesuatu yang tidak nyata-nyata ada, tidak akan bernilai apapun jika ditempatkan pada posisi paling depan. Yang berhak menempati posisi terdepan adalah mereka yang nyata-nyata mempunyai nilai. Jadi jika kita ingin mencapai posisi terdepan maka kita harus memiliki nilai.
Dalam penjumlahan dan pengurangan
Bilangan 0 dalam penjumlahan dan pengurangan, sebuah bilangan (positif maupun negatif) jika dijumlah atau dikurang dengan 0 maka nilainya tidak akan berubah. Angka nol tidak mempunyai peran dan dapat diabaikan. Misalnya 5 + 0 = 5, -23 + 0 = -23, 12 - 0 = 12, -34 - 0 = -34. Filosofinya : sesuatu  yang tidak benar-benar ada  jika ditambahkan atau dihilangkan/dikurangkan dari apapun yang telah bernilai tak akan merubah nilai itu. Ini artinya adalah jika kita ingin diperhitungkan dalam sebuah komunitas, maka kita harus bernilai untuk komunitas itu.
Bilangan 0 dalam perkalian, sebuah bilangan (positif atau negatif) jika dikalikan dengan 0 akan menghasilkan 0.
Misalnya 72 x 0 = 0, 0 x -56 = 0.
Filosofinya :
Jika kita telah memiliki sesuatu yang bernilai dan ingin menggandakan nilainya hindarilah bertemu dengan sesuatu yang tidak bernilai, karena hanya akan menelan semua nilai yang ada menjadi tiada.
Bilangan 0 dalam pembagian, sebuah bilangan (positif atau negatif) jika dibagi dengan 0 maka hasilnya tidak dapat didefinisikan. Misalnya 5 : 0 = tidak terdefinisi atau ( tak terhingga  ).filosofinya Jika orang bernilai dibandingkan dengan orang yang tak memiliki nilai maka derajatnya sungguh sangat tinggi,artinya manusia bernilai jauh lebih tinggi ( tak terdifinisikan )  derajadnya dibanding manusia yang tak ber nilai .
Apa akibatnya jika anda dekat dengan orang yng tak bernilai bahkan ada dibawah NOL ? seperti persamaan ini ?
200 ―10  maka hasinya adalah 190
Jika anda begaul dengan orang yang hanya mementingkan kepentingan sendiri maka anda tidak akan menjadi orang yang lebih baik tapi anda akan menjadi orang berkurang nilai anda dari sebelumnya
Namun jika anda sengaja membandingkan nilai anda dengan orang lain apalagi pada orang yang anda anggap tak bernilai, maka sunggungnya anda adalah orang sangat tak bernilai.


*dikutip dari pelajaran pak wahyudi (guru SMAN2  2 Tangerang) tahun 2012/2013.

0 komentar:

Posting Komentar

Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter