ini blog Pribadi Hilda Meilani, semoga ga nyesel nyesel amat ya sudah berkunjung hehe

Senin, 27 Januari 2014

Posted by Only Hilda Meilani 05.42 No comments
KROMIUM

Dibangku kuliah, aku mendapatkan pelajaran kimia dasar pada semester 1, aku kuliah di jurursan teknik kimia, saat itu dosen memberikan tambahan nama baru bagi setiap mahasiswa yang mengambil mata kuliahnya saat itu, aku menjadi Hilda Kromium, aku harus tau siapa diriku, sifatku, kecenderungan ku ,dari mana aku berasal,dan apa manfaatku di dunia. sehingga inilah yang dapat setidaknya aku sampaikan, so check this out.
Kromium merupakan unsur yang berwarna perak atau abu-abu baja, berkilau, dan keras. Kromium tidak ditemukan sebagai logam bebas di alam. Kromium ditemukan dalam bentuk bijih kromium, khususnya dalam senyawa PbCrOyang berwarna merah. PbCrO4 dapat digunakan sebagai pigmen merah untuk cat minyak.
Semua senyawa kromium dapat dikatakan beracun. Meskipun kromium berbahaya, tetapi kromium banyak digunakan dalam berbagai bidang. Misalnya dalam bidang biologi kromium memiliki peran penting dalam metabolisme glukosa. Dalam bidang kimia, kromium Digunakan sebagai katalis, seperti K2Cr2O7 merupakan agen oksidasi dan digunakan dalam analisis kuantitatif. Dalam industri tekstil, kromium digunakan sebagai mordants. Kromium memiliki beberapa istop. Diantara isotop-isotop kromium, ada beberapa isotop kromium yang digunakan untuk aplikasi medis, seperti Cr-51 yang digunakan untuk mengukur volume darah dan kelangsungan hidup sel darah merah.

B.  SEJARAH PENEMUAN KROMIUM
Pada tahun 1797, analis dari Prancis, yang bernama Louis-Nicholas Vauquelin menemukan “kromium“. Namun sebelumnya, Vauquelin menganalisis zamrud dari Peru dan menemukan bahwa warna hijau adalah karena adanya unsur baru, yaitu kromium.

Bahkan, nama kromium berasal dari kata Yunani “kroma” yang berarti “warna”, dinamakan demikian karena banyaknya senyawa berwarna berbeda yang diperlihatkan oleh kromium Satu atau dua tahun kemudian seorang kimiawan dari Jerman, Tassaert yang bekerja di Paris menemukan kromium dalam bijih Kromit, Fe(CrO2)2, yang merupakan sumber utama kromit hingga sekarang.
Pada pertengahan abad ke-18 seorang analisis dari Siberia menunjukkan bahwa kromium terdapat cukup banyak dalam senyawa PbCrO4, tetapi juga terdapat dalam senyawa lain. Ini akhirnya diidentifikasi sebagai kromium oksida. Kromium oksida ditemukan pada 1797 oleh Louis-Nicholas Vauquelin.
1. Kromium sebagai unsur logam pertama kali ditemukan dua ratus tahun yang lalu, pada 1797. Namun sejarah kromium benar-benar dimulai beberapa dekade sebelum ini.
Pada 1761, Johann Gottlob Lehmann mengunjungi Mines Beresof di lereng Timur dari Pegunungan Ural di mana ia memperoleh sampel dari mineral merah-oranye yang disebutnya ujung merah Siberia. Setelah kembali ke St Petersburg pada 1766, ia menganalisis mineral ini dan menemukan bahwa itu berisi "mineralisasi dengan spar selenitic dan partikel besi". Bahkan, mineral itu crocoite, sebuah kromat timbal (PbCrO4).
Pada tahun 1770, Peter Simon Pallas juga mengunjungi Pertambangan Beresof dan diamatinya "merah” memimpin mineral yang sangat luar biasa yang belum pernah ditemukan dalam tambang lainnya. Ketika dilumatkan, itu memberikan guhr kuning indah yang dapat digunakan dalam lukisan miniatur.
Meskipun jarang dan kesulitan dengan yang diperoleh dari Pertambangan Beresof (pengangkutan ke Eropa Barat sering mengambil dua tahun), penggunaan timbal merah Siberia sebagai pigmen cat cepat dihargai dan itu ditambang baik sebagai kolektor item serta untuk industri cat - kuning cerah yang terbuat dari cepat crocoite menjadi warna modis untuk kereta bangsawan di Prancis dan Inggris.
Pada 1797, Nicolas-Louis Vauquelin, profesor kimia dan pengujian di School of Mines di Paris, menerima beberapa sampel bijih crocoite.. Analisis berikutnya mengungkapkan unsur logam baru, yang disebutnya kromium setelah khrôma              kata   Yunani,            yang    berarti  warna.
Setelah penelitian lebih lanjut dia terdeteksi jejak unsur kromium dalam permata   memberikan karakteristik warna merah batu delima dan zamrud hijau khas, serpentine, dan mika krom.
Pada 1798, Lowitz dan Klaproth menemukan kromium dalam sampel batu hitam berat ditemukan lebih ke utara dari Pertambangan Beresof dan pada 1799 Tassaert diidentifikasi kromium dalam mineral yang sama dari sejumlah kecil deposit di wilayah  Var Selatan-Timur  Perancis. Mineral ini ia ditentukan sebagai besi spinel krom sekarang dikenal sebagai kromit (FeOCr2O3).


Cadangan bijih kromit ditemukan di Pegunungan Ural sangat meningkatkan suplai kromium untuk industri cat berkembang dan bahkan menghasilkan bahan kimia pabrik krom disiapkan di Manchester, Inggris sekitar 1808. Pada 1827, Tyson Ishak mengidentifikasi simpanan bijih kromit di perbatasan Pennsylvania-Maryland dan Amerika Serikat menjadi pemasok monopoli untuk beberapa tahun. Tapi kelas kromit deposito-tinggi ditemukan dekat Bursa di Turki pada tahun 1848 dan dengan kelelahan dari deposito Maryland sekitar 1860, Turki yang kemudian menjadi sumber utama pasokan.
Hal itu berlangsung selama bertahun-tahun sampai pertambangan bijih kromium dimulai di India dan Afrika Selatan sekitar 1906. Dan meskipun pigmen cat tetap menjadi aplikasi utama selama bertahun-tahun, kromium memiliki kegunaan lain: Kochlin memperkenalkan penggunaan kalium dikromat sebagai mordan dalam industri   pencelupan  pada  tahun   1820.
Penggunaan garam kromium dalam penyamakan kulit diadopsi secara komersial pada tahun 1884. Sementara kromit pertama kali digunakan sebagai bahan tahan api di Perancis pada tahun 1879, penggunaan sebenarnya dimulai di Britania pada tahun 1886.
Paten pertama untuk penggunaan kromium dalam baja telah diberikan tahun 1865, tetapi skala besar menggunakan kromium harus menunggu sampai logam kromium bisa diproduksi oleh rute-termal alumino, dikembangkan pada awal 1900-an dan ketika tungku busur listrik bisa mencium bau kromit ke dalam paduan master, ferrochromium. Sementara finishing logam membawa kecemerlangan untuk ditambahkan ke katalog warna krom, sebuah panggilan yang benar datang dengan penemuan dari baja stainless, untuk krom adalah bahan yang membuat stainless steel.

C.  SUMBER KROMIUM dan EKSTRAKSINYA
Di alam kromium tidak ditemukan sebagai logam bebas. Selain ditemukan dalam bijih kromit, kromium juga dapat ditemukan dalam PbCrO4, yang merupakan mineral kromium dan banyak ditemukan di Rusia, Brazil, Amerika Serikat, dan Tasmania. Selain itu, kromium juga dapat ditemukan di matahari, meteorit, kerak batu dan air laut.
Kromium juda dapat di hasilkan dari proses isolasi dilabolatorium, karena kromium begitu mudah tersedia secara komersial. Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa sumber yang paling berguna dari komersial kromium adalah bijih kromit, FeCr2O4. Oksidasi bijih ini melalui udara dalam cairan alkali memberikan natrium kromat, Na2CrO 4 di mana kromium dalam oksidasi 6 negara. Ini dikonversi menjadi Cr (III) oksida, Cr2O3 dengan ekstraksi ke dalam air, curah hujan, dan reduksi dengan karbon. Oksida kemudian dikurangi lagi dengan aluminium atau silikon untuk membentuk logam kromium. Isolasi jenis lain yang dapat digunakan untuk menghasilkan krom adalah dengan proses elektroplating. Ini melibatkan pembubaran Cr2O3 dalam asam sulfat untuk memberikan suatu elektrolit yang digunakan untuk elektroplating krom.


 Ekstraksinya
Kromium dihasilkan dalam dua bentuk: ferrokromium dan kromium murni, tergantung untuk apa kromium itu digunakan. Ferokromium merupakan sebuah paduan yang mengandung Fe, Cr, dan C. Cara memperolehnya adalah kromit direduksi oleh C menjadi aliasi (paduan) ferrokromium yang mengandung karbon. Ferrokromium banyak digunakan dalam pembuatan stainless steel.
            Kromium murni berada dalam bentuk persenyawaan kromit. Apabila diperlukan, ada beberapa cara untuk mendapatkannya. Pertama, kromit direaksikan dengan lelehan NaOH dan O2untuk mengubah CrIII menjadi CrO42-. Selanjutnya lelehan dilarutkan dalam air dan natrium bikromat kemudian diendapkan  lalu direduksi. Reaksi yang terjadi adalah:
Fe2O3 tidak larut akan tetapi natrium kromat larut, oleh karena itu natrium kromat dihilangkan dengan cara dilarutkan dalam air kemudian diasamkan untuk menghasilkan natrium dikromat. Natrium dikromat kurang larut dan dapat diendapkan. Natrium dikromat direduksi terhadap Cr2O3 dengan dipanaskan menggunakan C. Langkah terakhir yakni Cr2O3 direduksi terhadap logam menggunakan Al.
Oleh karena itu logam tersebut rapuh, maka logam (murni) tersebut jarang digunakan. Logam itu digunakan untuk membentuk paduan bukan besi. Dengan demikian, Cr2O3 dilarutkan dalam H2SO4dan diletakkan secara elektrolitik pada permukaan logam. Keduanya melindungi logam dari korosi dan memberikan tampilan yang mengkilat.
Cara yang kedua tidak jauh berbeda dengan cara yang di atas, yaitu dengan mereduksi Cr2O3dengan silikon. Tahapan-tahapan ekstraksinya adalah: tahap pertama, bijih kromit dalam lelehan alkali karbonat dioksidasi dengan udara untuk memperoleh natrium kromat, Na2CrO­4. Tahap kedua, peluluhan dan pelarutan Na2CrO­4 dalam air yang dilanjutkan dengan pengendapan sebagai dikromat, Na2CrO7. Tahap ketiga adalah reduksi dikromat yang diperoleh dengan karbon menjadi oksidanya, Cr2O3. Tahap terakhir, adalah reduksi Cr2Odengan silikon. Persamaan reaksinya adalah:





            Kromium oksida, seperti halnya kromium(III) oksida, Cr2O3, dapat diperoleh dari dekomposisi termal amonium dikromat menurut persamaan berikut:
Kromium(III) oksida merupakan oksida kromium yang paling stabil mengadopsi struktur corundum, dan digunakan untuk pigmen hijau. Oksida ini menunjukkan sifat semikonduktor dan antiferomagnetik pada temperatur di bawah 35 oC (Sugiyarto dan Suyanti, 2010).
            Kromium(IV) oksida, CrO2, dapat diperoleh dari reduksi CrO3 secara hidrotermal menurut persamaan reaksi berikut:
 Kromium(VI) oksida, CrO3, dapat diperoleh dari penambahan asam sulfat pada larutan pekat alkali dikromat


D. SIFAT FISIK dan KIMIA KROMIUM
1)   Sifat Fisik Kromium
Massa Jenis
7,15 g/cm3 (250C)
Titik Lebur
2180 K, 19070C, 3465 ° F
Titik Didih
2944 K, 26710C, 4840 ° F
Entalpi Peleburan
20,5 kJ mol -1
Panas Penguapan
339 kJ mol -1
Entalpi Atomisasi
397 kJ mol -1
Kapasitas Kalor (250C)
  23,25 J/mol.K
Konduktivitas Termal
94 W m -1 K -1
Koefisien ekspansi termal linier
4,9 x 10 -6 -1
Kepadatan
7,140 kg m -3
Volum Molar
7,23 cm 3
Sifat Resistivitas listrik
12,7 10 -8 Ω m






Karakteristik
24Cr
Massa atom relatif
51,996
Jari-jari atom (nm)
0,117
Jari-jari ion(pm) M+2, M+3, M+4, M+5, M+6  (Bilangan koordinasi 6)
73, 61.5, 55, 49, 44
Keelektronegatifan
1,6
Energi ionisasi (IE) kJ/mol-1
659
Kelimpahan (ppm)
122
Densitas (g cm-3)
7, 14
Potensial elektroda
M+2(aq)  +  2e             M(s)
M3+(aq)  +  e               M+2(aq) 

-0,56
-0,41
Konfigurasi elektronik
[18Ar] 3d54s1
            Konfigurasi elektronik untuk kromium menyimpang dari diagram Aufbau. Dibandingkan molibdenum dan wolfram, kromium lebih mudah bereaksi dengan asam non oksidator menghasilkan Cr(II), tetapi dengan asam oksidator reaksinya menjadi terhambat dengan terbentuknya lapisan kromium(III) oksida (Sugiyarto dan Suyanti, 2010). Kromium mempunyai variasi tingkat oksidasi yang paling banyak, sehingga logam kromium lebih banyak membentuk persenyawaan. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan logam golongan 6 pada tingkat oksidasi rendah tidak stabil dengan naiknya nomor atom.
            Senyawa-senyawa oksida kromium, seperti Cr2O3 dan Cr(OH)3 bersifat amfoterik. Hal ini disebabkan oleh karena sifat basa oksida dan hidroksida kromium menurun (atau sifat asam naik) dengan naiknya tingkat oksidasi. Sama seperti CrO3 yang mempunyai tingkat oksidasi lebih tinggi bersifat asam. Hal ini dapat dipahami bahwa Cr(VI) mempunyai jari-jari ionik lebih pendek dan rapatan muatan lebih tinggi sehingga spesies ini mempunyai kecenderungan yang lebih besar sebagai akseptor pasangan elektron. Karakteristik beberapa oksida kromium ditunjukkan dala Tabel 2.2.





karakteristik beberapa oksida kromium
Tingkat oksidasi
Oksida (a)
Hidroksida
Sifat
Ion
Nama
Warna
+2
CrO
Cr(OH)2
Basa
Cr2+      (b)
Kromo kromium(II)
Biru muda
+3
Cr2O3(hijau)
Cr(OH)3(c)
amfoterik
Cr2+ atau [Cr(H2O)6]3+
[Cr(OH)3](d) 
Kromi atau kromium(III)
Violet hijau
+6
Cr2O3(merah tua)
CrO2(OH)2Cr2O5(OH)2
Asam
CrO42-
Cr2O72-
Kromat dokromat
Kuning oranye
Kromium trioksida bersifat sangat asam dan bereaksi dengan basa menghasilkan kromat, CrO4-. Penurunan pH, dengan penambahan asam ke dalam larutan kromat pada mulanya mengakibatkan kondensasi unit-unit tetahedron CrO4 menjadi ion dikromat Cr2O72-, dan kondensasi lebih lanjut menghasilkan endapan CrO3
2)   Sifat Kimia Kromium
Nomor Atom
24
Massa Atom
51,9961 g/mol
Golongan, periode, blok
VI B, 4, d
Konfigurasi elektron    
[Ar] 3d5 4s1
Jumlah elektron tiap kulit
2, 8,13, 1
Afinitas electron
64,3 kJ / mol -1
Ikatan energi dalam gas
142,9 ± 5,4 kJ / mol -1.
Panjang Ikatan Cr-Cr 
249 pm
Senyawa beracun dan mudah terbakar


E.  REAKSI-REAKSI YANG TERJADI PADA KROMIUM
1)        Reaksi kromium dengan udara
Logam kromium tidak bereaksi dengan udara atau oksigen pada suhu kamar

2)      Reaksi kromium dengan air
Logam kromium tidak bereaksi dengan air pada suhu kamar.


3)      Reaksi kromium dengan halogen
a)    Fluorida
Kromium bereaksi langsung dengan fluorin, F2, pada suhu 400°C, dan 200-300 atmosfer untuk membentuk kromium (VI) fluorida, CRF6.
Cr (s) + 3F2 (g) → CRF6 (s)     [kuning]
Di bawah kondisi ringan, kromium (V) bereaksi dengan fluorida, membentuk CRF5
2Cr (s) + 5F2 (g) → 2CrF5 (s)      [merah]
2Cr (s) + 3F2 (g) → 2CrF3 (s)     [hijau]
Selain membentuk kromium heksafluorida, CrF6, kromium trifluorida, CrFdan kromium pentafluorida, CrF5, reaksi kromium dengan fluorida juga dapat membentuk kromium difluorida, CrF2,dan kromium tetrafluorida, CrF4.

b)   Klorida
Di bawah kondisi yang masih ringan, logam kromium dapat bereaksi dengan unsur klorin, Cl2membentuk CrCl3.
2Cr (s) + 3Cl2 (g) → 2CrCl3 (s)     [merah-violet]
Selain membentuk kromium triklorida, CrCl3, reaksi kromium dengan klorida juga dapat membentuk kromium diklorida, CrCl2 dan kromium tetraklorida, CrCl4

c)    Bromida
Di bawah kondisi yang masih ringan, logam kromium dapat bereaksi dengan unsur bromida, Br2membentuk CrBr3.
2Cr (s) + 3BR2 (g) → 2CrBr3 (s)     [sangat hijau]
Selain membentuk kromium tribromida, CrBr3, reaksi kromium dengan bromida juga dapat membentuk kromium dibromida, CrCl2 dan kromium tetrabromidaa, CrCl4

d)   Iodida
Di bawah kondisi yang masih ringan, logam kromium dapat bereaksi dengan unsur iodida, I2membentuk CrI3
2Cr (s) + 3I2 (g) → 2CrI3 (s)     [hijau gelap]
Selain membentuk kromium triiodida, CrI3, reaksi kromium dengan iodida juga dapat membentuk kromium diiodida, CrI2 dan kromium tetraiodida, CrI4
4)      Reaksi kromium dengan asam
Logam kromium larut dalam asam klorida encer membentuk larutan Cr(II) serta gas hidrogen, H2.Dalam keadaan tertentu, Cr(II) hadir sebagai ion kompleks [Cr(OH2)6]2+. Hasil yang sama terlihat untuk asam sulfat, tetapi kromium murni tahan terhadap serangan. Logam kromium tidak bereaksi dengan asam nitrat, HNO3.
  Contoh reaksi kromium dengan asam klorida:
Cr(s) + 2HCl(aq) → Cr 2+ (aq) + 2Cl - (aq) + H 2 (g)

5)      Oksida
Reaksi kromium dengan oksida dapat membentuk beberapa senyawa, diantanya: Kromium dioksida, CrO2, Kromium trioksida, CrO3, Dikromium trioksida, Cr2O3 dan Trikromium tetraoksida, Cr3O4.


6)      Sulfida
Reaksi kromium dengan sulfida dapat membentuk beberapa senyawa, diantanya : kromium sulfida, CrS dan dikromium trisulfida, Cr2S3

7)      Nitrida
Reaksi kromium dengan nitrida dapat membentuk senyawa kromium nitrida, CrN.

8)      Karbonil
Reaksi kromium dengan karbonil dapat membentuk senyawa kromium heksakrbonil, Cr(CO)6.Kromium juga dapat bereaksi dengan unsur tertentu membentuk senyawa kompleks, misalnya reaksi kromium dengan kompleks nitrat membentuk nitrat hexaaquakromium trihidrat, [Cr(NO3)3.9H2O].

F.  SENYAWA KROMIUM
            Senyawa komponen khrom berwarna. Kebanyakan senyawa khromat yang penting adalah natrium dan kalium, dikromat, dan garam dan ammonium dari campuran aluminum dengan khrom . Dikhromat bersifat sebagai zat oksidator dalam analisis kuantitatif, juga dalam proses pemucatan kulit. Senyawa lainnya banyak digunakan di industri; timbal khromat berwarna kuning khrom, merupakan pigmen yang sangat berharga. Senyawa khrom digunakan dalam industri tekstil sebagai mordan atau penguat warna. Dalam industri penerbangan dan  lainnya,senyawa khrom berguna untuk melapisi aluminum.

Senyawaan Biner
Halida.Anhidrat halida Cr (II) di peroleh melalui aksi HCI, HBr atau I2 kepada logam 600 sampai 700’C,atau melalui reduksi dengan H2 pada 500 sampai 600C. Cr2C12 larut dalam air memberikan larutan biru ion Cr2+.
Triklorida  CrC13 yang ungu kemerahan di buat dengan aksi SOC12 pada klorida terhidratnya.Bentuk bersepih dari CrC13 di sebabkan oleh struktur lapisannya.
Krom (III) klorida membentuk adduct dengan ligan donor.Tetrahidrofuranat,CrC13 dalam THF, adalah materi yang terutama berguna bagi pembuatan dari senyawaan kromium lainnya,seperti senyawaan karbonil atau organo.

Oksida alfa-Cr2O3 yang hijau terbentuk pada pembakaran Cr dalam O2, pada dekomposisi termal CrO3.  Oksida hidrat bersifat amfoter dan mudah klarut dalam asam, menghasilkan [Cr(H2O)6]3+ dan dalam basa pekat membentuk chromite.
Kromium oksida adalah katalis yang penting bagi berebagai reaksi yang luas. Kromium(VI) oksida, CrO3 diperoleh sebagai endapan merah kejinggaan pada penambahan asam sulfat kedalam Na2Cr2O7. Secara termal tidak stabil diatas titik lelehannya dan keehilangan O2 menghasilkan Cr2O3. Strukturnya terdiri atas rantai tidak terhingga Dari tetrahedral CrO4 yang menggunakan sudut-sudutnya. Ia larut dalam air dan sangat beracun.
Interaksi CrO3 dan zat-zat orrganik adalah kuat dan bisa meledak, tetapi CrO3 digunakan dalam kimia organic sebagai pengoksida, biasanya dalam asam asetat sebagai pelarut.

Kromium (III)
Keadaan oksidasi 3 adalah yang paling stabil, dan sejumlah besar krom (III) senyawa yang diketahui. Kromium (III) dapat diperoleh dengan melarutkan unsur kromium dalam asam seperti asam klorida atau asam sulfat. Cr3+ ion memiliki jari-jari yang sama (0.63 Å) untuk Al3+ ion (jari-jari 0,50 Å), sehingga mereka dapat menggantikan satu sama lain dalam beberapa senyawa, seperti dalam tawas krom dantawas. Ketika jumlah jejak Cr3+ menggantikan Al3+ di korundum (aluminium oksida, Al2O3) , berwarna merah ruby terbentuk.
Kromium cenderung membentuk ion kompleks; kromium ion dalam air biasanya octahedrally dikoordinasikan dengan molekul air untuk membentuk hydrates. Yang tersedia secara komersial kromium (III) klorida hidrat adalah kompleks hijau tua [CrCl2 (H2O)4] Cl, tapi dua bentuk lain yang dikenal: hijau pucat [CrCl(H2O)5]Cl2, dan ungu [Cr(H2O)6]Cl3. Jika air hijau bebas krom (III) klorida dilarutkan dalam air maka solusi hijau berubah menjadi ungu setelah beberapa waktu, karena penggantian air untuk klorida di dalam lingkup koordinasi. Reaksi semacam ini juga diamati dalam tawas, dan larut air lainnya

kromium (III) garam
Reaksi sebaliknya dapat dirangsang dengan memanaskan larutan. Kromium (III) hidroksida (Cr(OH)3) adalah amfoter, larut dalam asam solusi untukmembentuk [Cr(H2O)6]3+, dan dalam solusi dasar untuk membentuk [Cr(OH)6]3-. Hal ini mengalami dehidrasi dengan pemanasan untuk membentuk hijaukrom (III) oksida (Cr2O3) , yang merupakan oksida stabil dengan struktur kristal identik dengan yang korundum.
Kromium (IV)
Senyawa Kromium(IV) (dalam bilangan oksidasi 4) sedikit lebih stabil daripada krom (V) senyawa. Tetrahedral, CRF4, CrCl4, dan CrBr4, dapat diproduksi oleh bereaksi trihalida (CRX3) dengan kelebihan jumlah yang sesuai halogen pada temperatur tinggi. Sebagian besar senyawa disproporsionasi rentan terhadap reaksi dan tidak stabil dalam air.



Kromium (V)
Satu-satunya senyawa biner yang sangat volatilekrom (V) fluorida (CRF5) . Padat merah ini memiliki titik lebur 30°C dan titik didih 117°C, dan dapat disintesis oleh fluorin bereaksi dengan kromium pada 400°C dan tekanan 200 bar. Peroxochromate Kalium (K3[Cr(O2)4]) dibuat dengan mereaksikan kalium kromat dengan hidrogen peroksida pada temperatur rendah. senyawa coklat merah ini stabil pada suhu kamar tetapi terurai secara spontan pada 150-170 °C.
Kromium (VI)
Kromium (VI) senyawa oksidan yang kuat, dan, kecuali heksafluorida, mengandung oksigen sebagai ligan, sepertikromat anion (CrO42-) dan chromyl klorida (CrO2Cl2). Kromat industri dihasilkan oleh memanggang oksidatif darikromit bijih dengan kalsium atau natrium karbonat.
Kromium (VI) dalam larutan senyawa dapat dideteksi dengan menambahkan asam peroksida hidrogensolusi. Biru gelap yang tidak stabil kromium (VI) peroksida (CrO5) terbentuk, yang dapat distabilkan sebagai adduksi eter CrO5 atau Asam kromat memiliki struktur hipotetis H2CrO4. Baik chromic asam maupun dichromic dapat diisolasi, tapi mereka anion ditemukan dalam berbagai senyawa, yang chromates dan dichromates. Merah gelap kromium (VI) oksida CrO3, asam anhidrida dari asam khrom, adalah industri dijual sebagai "chromic asam". Hal ini dapat diproduksi dengan mencampurkan asam sulfat dengan dikromat, dan merupakan agen oksidasi yang sangat kuat.
Contoh yang stabil senyawa kromium (II) adalah air-stabil kromium (II) klorida, CrCl2, yang dapat dibuat oleh penurunan kromium (III) klorida dengan seng. Biru cerah yang dihasilkan hanya solusi netral stabil pada pH ketika solusi sangat murni
Kromium sangat terkenal karena kemampuannya untuk membentuk berlipat lima ikatan kovalen. Produk dari suatu reaksi antara kromium (I) dan sebuah hidrokarbon radikal ini ditampilkan melalui difraksi sinar-X untuk memuat berlipat lima ikatan dengan panjang 183,51 (4) am (1,835 Å) bergabung dengan dua atom krom pusat. Sangat besar monodentate ligan menstabilkan senyawa ini dengan melindungi ikatan yang berlipat lima dari reaksi lebih lanjut.

G. Pembentukan Senyawa Kompleks
            Kromium(III) dapat membentuk banyak kompleks khususnya dengan bilangan koordinasi 6. Hal ini disebabkan karena adanya kelembapan kinetik yang relatif dalam larutan aqua (Cotton dan Wilkinson, 2007). Berdasarkan hal tersebut mendorong para kimiawan klasik untuk mensintesis maupun mengisolasi senyawa kompleks dengan melibatkan kromium. Selain itu, persenyawaan kromium dapat bertahan dalam larutan, bahkan secara termodinamik tidak stabil.
           
Kromium(III) dapat membentuk kompleks dengan warna yang menarik. Misalnya: ion kompleks [Cr(H2O)6]3+, pada kompleks ini perubahan warna Cr(III) sangat menarik. Kompleks tersebut berwarna ungu, akan tetapi bila dipanaskan menjadi hijau karena mengakibatkan terbentuknya kompleks seperti [Cr(H2O)4Cl2]+ dan [Cr(H2O)5SO4]+. Pada suhu kamar, kompleks yang berwrna hijau terurai, dan kembali menjadi warna ungu (Hiskia, 2001).
H.  SIFAT KERADIOAKTIFAN
1)      Kelimpahan Unsur Kromium
Tabel berikut merupakan kelimpahan dari unsur kromiumdalam berbagai lingkungan. Nilai-nilai yang diberikan dinyatakan dalam satuan ppb (bagian per miliar; 1 miliar = 10 9), baik dalam hal berat maupun dalam hal jumlah atom. Nilai kelimpahan sulit untuk ditentukan dengan pasti, sehingga semua nilai harus diperlakukan dengan hati-hati, khususnya bagi unsur-unsur yang kurang umum.
Tempat
Ppb berat
Ppb oleh atom
Alam semesta
15000
400
Matahari
20000
400
Meteorit (karbon)
3100000
1200000
Kerak batu
140000
55000
Air laut
0.6
0.071
Arus
1
0.02
Manusia
30
4

2)      Isotop kromium
Beberapa dari isotop kromium digunakan untuk aplikasi medis. Misalnya, Cr-50 yang digunakan untuk produksi radioisotop Cr-51 yang digunakan untuk mengukur volume darah dan kelangsungan hidup sel darah merah. Cr-53 dan Cr-54 digunakan untuk kajian metabolisme dan diagnosa diabetes
Isotop
Massa Atom
Waktu paruh
Kelimpahan di alam (%)
Momen magnetik nuklir
48Cr
47,95404
21,6 hari
-
-
49Cr
48,951341
42,3 menit
-
0,476
50Cr
49,9460464
-
4.345
-
51Cr
50,944772
27,70 detik
-
-0,934
52Cr
51,09405098
-
83,789
-
53Cr
52,9406513
-
9,501
-0,47454
54Cr
53,9388825
-
2,365
-
55Cr
54,940844
3,497 menit
-
-
56Cr
55,94065
5,9 menit
-
-
I.  KEGUNAAN KROMIUM
a.    Digunakan untuk mengeraskan baja, untuk pembuatan stainless steel, dan untuk membentuk paduan
b.    Digunakan dalam plating untuk menghasilkan permukaan yang indah dan keras, serta untuk mencegah korosi.
c.    Digunakan untuk memberi warna hijau pada kaca zamrud.
d.   Digunakan sebagai katalis. seperti K2Cr2O7 merupakan agen oksidasi dan digunakan dalam analisis kuantitatif dan juga dalam penyamakan kulit
e.    Merupakan suatu pigmen, khususnya krom kuning
f.     Digunakan dalam industri tekstil sebagai mordants
g.    Industri yang tahan panas menggunakan kromit untuk membentuk batu bata dan bentuk, karena memiliki titik lebur yang tinggi, sedang ekspansi termal, dan stabil struktur kristal
h.    Dibidang biologi kromium memiliki peran penting dalam metabolisme glukosa
i.      digunakan untuk aplikasi medis, seperti Cr-51 yang digunakan untuk mengukur volume darah dan kelangsungan hidup sel darah merah.
j.      digunakan sebagai pigmen merah untuk cat minyak, khususnya senyawa PrCrO4
k.    digunakan dalam pembuatan batu permata yang berwarna. Warna yan kerap digunakan adalah warna merah, yang diperoleh dari kristal aluminium oksida yang kedalamnya dimasukkan kromium.
l.      Bahan baku dalam pembuatan kembang api. Hal ini diperoleh dari Hasil pembakaran amonium dikromat, (NH4)2Cr2O7, yang berisi pellet dari raksa tiosianat (HgCNS).

J.  PELAPISAN KROM
Pelapisan krom adalah suatu perlakuan akhir menggunakan elektroplating oleh kromium. Pelapisan dengan krom dapat dilakukan pada berbagai jenis logam seperti besi, baja, atau tembaga. Pelapisan krom juga dapat dilakukan pada plastik atau jenis benda lain yang bukan logam, dengan persyaratan bahwa benda tersebut harus dicat dengan cat yang mengandung logam sehingga dapat mengalirkan listrik.
Pelapisan krom menggunakan bahan dasar asam kromat, dan asam sulfat sebagai bahan pemicu arus, dengan perbandingan campuran yang tertentu. Perbandingan yang umum bisa 100:1 sampai 400:1. Jika perbandingannya menyimpang dari ketentuan biasanya akan menghasilkan lapisan yang tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Faktor lain yang sangat berpengaruh pada proses pelapisan krom ini adalah temperatur cairan dan besar arus listrik yang mengalir sewaktu melakukan pelapisan. Temperatur pelapisan bervariasi antara 35 °C sampai 60 °C dengan besar perbandingan besar arus 18 A/dm2 sampai 27 A/dm2.
Elektroda yang digunakan pada pelapisan krom ini adalah timbal (Pb) sebagai anoda (kutub positif) dan benda yang akan dilapis sebagai katoda (kutub negatif). Jarak antara elektroda tersebut antara 9 cm sampai 29 cm. Sumber listrik yang digunakan adalah arus searah antara 10 - 25 Volt, atau bisa juga menggunakan aki mobil.
K.  EFEK KESEHATAN KROM
Logam krom (Cr) adalah salah satu jenis polutan logam berat yang bersifat toksik, dalam tubuh logam krom biasanya berada dalam keadaan sebagai ion Cr3+. Krom dapat menyebabkan kanker paru-paru, kerusakan hati (liver) dan ginjal. Jika kontak dengan kulit menyebabkan iritasi dan jika tertelan dapat menyebabkan sakit perut dan muntah. Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengurangi kadar pencemar pada perairan biasanya dilakukan melalui kombinasi proses biologi, fisika dan kimia. Pada proses fisika, dilakukan dengan mengalirkan air yang tercemar ke dalam bak penampung yang telah diisi campuran pasir, kerikil serta ijuk. Hal ini lebih ditujukan untuk mengurangi atau menghilangkan kotoran-kotoran kasar dan penyisihan lumpur. Pada proses kimia, dilakukan dengan menambahkan bahan-bahan kimia untuk mengendapkan zat pencemar misalnya persenyawaan karbonat.
Kromium (III) adalah esensial bagi manusia dan kekurangan dapat menyebabkan kondisi jantung, gangguan dari metabolisme dan diabetes. Tapi terlalu banyak penyerapan kromium (III) dapat menyebabkan efek kesehatan juga, misalnya ruam kulit.
Kromium (VI) adalah bahaya bagi kesehatan manusia, terutama bagi orang-orang yang bekerja di industri baja dan tekstil. Orang yang merokok tembakau juga memiliki kesempatan yang lebih tinggi terpapar kromium
Kromium (VI) diketahui menyebabkan berbagai efek kesehatan. sebuah senyawa dalam produk kulit, dapat menyebabkan reaksi alergi, seperti ruam kulit. Pada saat bernapas ada krom (VI) dapat menyebabkan iritasi dan hidung mimisan. Masalah kesehatan lainnya yang disebabkan oleh kromium (VI) adalah:
- kulit ruam
- sakit perut dan bisul
- Masalah pernapasan
- Sistem kekebalan yang lemah
- Ginjal dan kerusakan hati
- Perubahan materi genetik
- Kanker paru-paru
- Kematian
Bahaya kesehatan yang berkaitan dengan kromium bergantung pada keadaan oksidasi. Bentuk logam (krom sebagaimana yang ada dalam produk ini) adalah toksisitas rendah. Bentuk yang hexavalent beracun. Efek samping dari bentuk hexavalent pada kulit mungkin termasuk dermatitis, dan reaksi alergi kulit. Gejala pernafasan termasuk batuk, sesak napas, dan hidung gatal.






L. DAMPAK LINGKUNGAN
Ada beberapa jenis kromium yang berbeda dalam efek pada organisme. Kromium memasuki udara, air dan tanah di krom (III) dan kromium (VI) bentuk melalui proses-proses alam dan aktivitas manusia. kegiatan utama manusia yang meningkatkan konsentrasi kromium (III) yang meracuni kulit dan manufaktur tekstil. Kegiatan utama manusia yang meningkatkan kromium (VI) konsentrasi kimia, kulit dan manufaktur tekstil, elektro lukisan dan kromium (VI) aplikasi dalam industri. Aplikasi ini terutama akan meningkatkan konsentrasi kromium dalam air. Melalui kromium pembakaran batubara juga akan berakhir di udara dan melalui pembuangan limbah kromium akan berakhir di tanah.
Sebagian besar kromium di udara pada akhirnya akan menetap dan berakhir di perairan atau tanah. Kromium dalam tanah sangat melekat pada partikel tanah dan sebagai hasilnya tidak akan bergerak menuju tanah. Kromium dalam air akan menyerap pada endapan dan menjadi tak bergerak.Hanya sebagian kecil dari kromium yang berakhir di air pada akhirnya akan larut. Kromium (III) merupakan unsur penting untuk organisme yang dapat mengganggu metabolisme gula dan menyebabkan kondisi hati, ketika dosis harian terlalu rendah.
Kromium (VI) adalah terutama racun bagi organisme.Dapat mengubah bahan genetik dan menyebabkan kanker.
Tanaman mengandung sistem yang mengatur kromium-uptake harus cukup rendah tidak menimbulkan bahaya. Tetapi ketika jumlah kromium dalam tanah meningkat, hal ini masih dapat mengarah pada konsentrasi yang lebih tinggi dalam tanaman. Peningkatan keasaman tanah juga dapat mempengaruhi pengambilan kromium oleh tanaman. Tanaman biasanya hanya menyerap kromium (III). Ini mungkin merupakan jenis penting kromium, tetapi ketika konsentrasi melebihi nilai tertentu, efek negatif masih dapat terjadi.
Kromium tidak diketahui terakumulasi dalam tubuh ikan, tetapi konsentrasi tinggi kromium, karena pembuangan produk-produk logam di permukaan air, dapat merusak insang ikan yang berenang di dekat titik pembuangan. Pada hewan, kromium dapat menyebabkan masalah pernapasan, kemampuan yang lebih rendah untuk melawan penyakit, cacat lahir, infertilitas dan pembentukan tumor.


Posted by Only Hilda Meilani 05.34 No comments
Aku , Tanah Airku, dan Pemimpinnya
Indonesia adalah negara yang memiliki sejuta cerita dibalik kisah perjalanan perpolitikannya. Sejuta sejarah menorehkan warna warni tinta kehidupan bernegara di tanah air yang kita cintai ini. Dimulai dari kisah sejarah perjuangan merebut kemerdekaan yang pernah dirampas penjajah, perjuangan mempertahankan kemerdekaan, hingga massa di mana aku hidup di negara ini, yaitu mengisi kemerdekaan. Sebagai generasi muda, tentunya nasib negara  ini dimasa yang akan datang berada di tangan kami. Mungkin salah satunya adalah aku, pemegang estafet kehidupan bernegara di kemudian hari. Membawa negara ini pada tujuan yang hakiki, kesejahteraan yang dicita-citakan semua bangsa di dunia. Namun bagaimana itu terjadi? Kami harus memahami siapa diri ini, Bangsa ini, dan negeri ini. Karena bangsa yang besar adalah bengsa yang memahami dirinya dan sejarah hidupnya, dan orang yang bijak adalah orang yang mampu  mengambil pelajaran dan hikmah dibalik peristiwa yang telah terjadi di masa lampau. Meski aku tidak berada pada saat dimana perjuangan di titik beratkan untuk memperoleh kemerdekaan ataupun mempertahankannya, tapi aku yakin dalam diri setiap manusia di negeri ini termasuk aku ingin menjadi pahlawan bagi negara dan bangsanya sendiri entah bagaimana pun caranya. Dan beginilah cara kami memahami negeri dan bangsa sendiri, mempelajari, memahami dan menjadikannya motivasi untuk Negeri yang lebih maju di kemudian hari.
Namaku Hilda Meilani, aku terlahir pada senin 29 Mei 1995. Ya, aku lahir di  massa kepemimpinan Alm. Bapak Soeharto, presiden Indonesia yang ke 2. Namun sebelum aku mengerti dan memahami kebijakan dalam massa kepemerintahan beliau, beliau telah lengser di tahun 1998 menyisakan masalah pelik, yaitu krisis moneter dan kemerosotan ekonomi. Masalah yang menjadi masalah hidup seluruh dunia ini juga menimpa keluargaku, Ayahku yang bekerja menjadi seorang karyawan di perusahaan swasta menjadi imbasnya juga, ayahku ter-PHK. Saat itu mencari pekerjaan baru bukan lagi suatu hal yang mudah , sehingga ayahku sempat menjadi pengangguran. Sedangkan ibuku sempat menjadi penjual sayuran . Namun hal itu tidak membuat keluargaku gentar, mereka sadar bahwa jauh di masa lalu, orang-orang kita dulu lebih berat cobaannya, namun mereka lebih kuat dari apa yang menimpa mereka. Seperti firman Allah swt. bahwa Allah tidak akan berubah nasib suatu kaum sebelum mereka yang menghendaki untuk mengubah nasibnya sendiri. Seperti bangsa ku dulu, kuat dan tahan banting, orang tuaku mencoba menerapkan hal ini pada hidup kami saat itu. Keadaan hidup kami pun berangsur-angsur membaik.
Maka pada tahun itu Bapak Baharudin Jusuf Habibie memerintah negara setelah lengsernya Bapak Soeharto. Pada saat itu aku baru berusia kurang lebih 3 tahun, dan masih belum mengerti tentang hiruk pikuk negara ini. Saat ku tanya pada orang tuaku apa yang mereka rasakan pada massa kepemimpinan Bapak Habibie, jawaban yang kuterima adalah, tidak terlalu ingat. Mungkin karena massa kepemimpinan Bapak Habibie bisa dibilang sangat singkat yaitu sejak tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 oktober 1999, yang mereka rasakan hanyalah kebebasan pers yang makin membaik, tidak seperti pada masa kepemimpinan Bapak Soeharto, pers tidak berani memunculkan berita yang sifatnya mengkritik masa kepemerintahan rezim Soeharto, bahkan mereka cenderung memberitakan hal yang baiknya saja. Bagi siapapun yang berani mengkritik saja, maka akibatnya hilang nyawa tanpa jejak, selain itu Bapak Habibe juga berupaya mengatasi krisis ekonomi 1997, sehingga perekonomian Indonesia dirasa lebih membaik.
Massa kepemerintahan Bapak Habibie berakhir sejalan dengan akan diselenggarakannya  pemilu 1999. Menurut kesaksian ayahku sebagai rakyat Indonesia yang melek politik, sebelum diadakannya pemilihan umum 1999, diadakan Rapat Laporan Pertanggung Jawaban Presiden. Ternyata laporan pertanggung jawaban Bapak Habibie di tolak, aku bertanya kenapa laporan pertanggung jawaban itu di tolak, ayahku berkata bahwa pada massa kepemerintahan Bapak Habibie, terjadi banyak gerakan pemisahan diri dari negara, seperti halnya GAM dan Gerakan Papua Merdeka dan terjadi banyak penyeludupan. Sehingga pada 20 Oktober 1999 Bapak Habibie resmi turun dari jabatannya. Yang ku dengar tentang beliau hingga kini yaitu, kecerdasannya, kepiawaiannya, hingga ia sangat dihargai jasanya di bidang ilmu teknologi, tapi sayang yang pertama kali peka terhadap jasa nya bukan lah bangsanya sendiri. Bangsa Jerman lebih utama melihat potensi dirinya yang mahir membuat pesawat kala itu. Tapi yang aku banggakan juga darinya, meskipun kini ia telah tinggal di Jerman, namun dirinya masih berkewarganegaraan Indonesia, dan dia bersedia jika diminta berbagi tentang ilmunya di Indonesia.  Beliau juga sosok suami setia, cintanya kepada Ibu Ainun tetap bersemi meskipun istrinya itu kini telah berpulang sampai beliau menulis sebuah buku kisah hidup mereka dalam sebuah buku. Ya begitulah sedikit yang aku ketahui tentang beliau.
Saat itu usiaku masih sekitar 4 tahun saja, belum sempat aku mengerti, siapa pemimpin negaraku saat itu, ternyata yang ku ingat Indonesia telah berganti Presiden sebanyak 4 kali. Ya, negriku kini di pimpin oleh Abdurrachman Wahid dan wakilnya Megawati soekarno putri. Saat itu aku tidak terlalu tahu siapa figur seorang Gus Dur, yang aku ingat saat itu adalah suatu pertanyaan yang terlontar dari mulut lugu anak berusia 4 tahun, “Ayah, kenapa Pak Gus Dur di panggil Gus Dur, katanya namanya Abdurrachman Wahid ?.
Ayah hanya tersenyum mendengar kalimat-kalimat yang ku tanyakan saat itu. Katanya aku akan mengerti ketika dewasa nanti. Ya, saat ini aku telah mengerti, Presiden kita yang ke 4 ini adalah sosok yang agamis, beliau lahir ditengah-tengah keluarga dengan agama Islam yang kuat. Dan aku baru mengetahui asal nama Gus Dur pada saat aku duduk di kelas 12. Ironis mungkin, aku yang dulu sangat penasaran tapi tidak berusaha mencari jawabannya. Gus Dur terdiri dari kata Gus yang merupakan sebutan bagi anak kyai, sedangkan Dur adalah panggilan pendek dari Abdur. Yang aku ketahui saat ini adalah bahwa beliau adalah orang hebat, cerdas dan sangat aktif dalam ke organisasian.
Pengangkatan beliau sebagai presiden, menurutku cukup unik, ia yang sebelumnya dalam pemilu 1999 kalah dengan wakilnya yaitu Bu Mega justru malah menjadi presiden, alasan para anggota DPR yang umumnya beragama islam saat itu adalah bahwa pemimpin itu lebih baik laki-laki dari pada perempuan. Pada masa kepemimpinannya, beliau berhasil menciptakan iklim politik Indonesia yang demokratis, serta memurnikan tugas militer tanpa ada unsur sosial maupun politik. Namun ketika itu Gus Dur di sinyalir memiliki kaitan dengan kasus Buloggate dan Bruneigate, jika di pikir-pikir seorang Gus Dur yang terlahir di tengah-tengah keluarga yang sangat agamis, memang sulit untuk mempercayai kebenaran kasus ini. Entah benar atau tidak berita ini masih simpang siur kebenarannya, namun hal ini membuat popularitasnya dimata publik menurun, selain itu beliau memecat mentri-mentri tanpa alasan, bahkan beliau juga berniat akan membubarkan DPR, sehingga terjadi protes besar dari manapun, beliau mengeluarkan dekrit 22 juli 2001 yang isinya tentang pembaharuan DPR dan MPR , dan pembubaran golkar. Sehingga MPR mengadakan rapat pelengseran Gus Dur , Maka beliau lengser dari jabatan pada 21 juli 2001 dan digantikan oleh wakilnya yaitu Megawati.
Ketika aku duduk di kelas 2 Sekolah Dasar , Presiden ku adalah Ibu Megawati dari Partai PDIP yang terkenal dengan gambar banteng nya. Namanya sering muncul di soal- soal ulangan ku dulu, ‘siapakah Presiden kita saat in?’. Ya setidaknya aku tahu bahwa jawabannya adalah Ibu Megawati Soekarno Puteri, dari namanya saja aku sudah menduga- duga apakah beliau adalah anak dari Presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno? Ternyata iya. Saat Ibu Megawati memimpin, terjadi peristiwa-peristiwa yang sangat mencengangkan bagi bangsa yaitu terjadinya tragedi Bom Bali tahun 2002 , dan Peristiwa Pengeboman Hotel JW Marriot yang katanya dilakukan oleh teroris, hal ini memunculkan spekulasi umum, bahwa masa kepemimpinan beliau kurang aman. Belum lagi dengan munculnya peristiwa yang menggemparkan dunia, yaitu gedung WTC di Amerika Serikat di Bom. Lagi-lagi katanya oleh teroris, tapi kenapa islam yang tuduh menjadi dalang di balik tindakan terorisme ini? Aku juga tidak mengerti kenapa? Tapi yang aku dengar ketika aku masih duduk di bangku SD adalah saat itu islam menjadi momok yang menakutkan bagi dunia, semua mengecam islam. Padahal belum tentu pelakunya orang islam meskipun pada zaman dahulu, islam memang  memerangi kaum kafir tapi itu terjadi untuk melindungi agama Allah, dan mereka pun tidak menyerang jika orang kafir tidak menyerang mereka, lagi pula jika memang benar pelakunya adalah orang islam, tidak semua orang islam berlaku sebodoh itu, kita ini menjunjung toleransi. Jika ingin mengadili, adililah pelakunya bukan agamanya, karena pada saat itu islam sangat dikucilkan dimata dunia. Memang tidak ada kaitannya dengan Ibu Megawati, tapi karena hal ini jugalah yang memicu tindakan terorisme yang hingga kini masih sering terjadi di negeri ini. Kepemerintahan beliau berakhir pada pemilu 2004, beliau mencalonkan dirinya kembali sebagai presiden, namun Ibu Megawati kalah saing dengan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dari partai Demokrat, pemilu saat itu adalah pemilu pertama Indonesia yang presidennya di pilih langsung oleh rakyat.
Tahun 2004 bangsa Indonesia mendapat pemimpin baru lagi, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Entah benar atau tidak dan bukan maksudku mempercayai ramalan, pada zaman dahulu dimasa kerajaan tanah air, ada seseorang yang bernama Jayabaya meramalkan bahwasannya negeri ini harus mendaptkan pemimpin yang memiliki suku kata No, To, No, Go, atau Ro pada namanya. Jika tidak maka negara ini akan menjadi goro-goro yang artinya rusak, seperti Ir Soekarno, Soeharto, dan Susilo Bambang Yudhoyono , sehingga ramalan ini dikenal dengan ramalan Jayabaya. Darimana aku mengetahui hal ini? Jawabannya dari teman temanku yag hobinya menggali informasi didunia lain, yang kita sebut dunia cyber. Terserah apa kata ramalan itu, yang aku pikirkan hanya jika memang demikian, itulah takdir sang illahi, kita sebagai manusia hanya bisa berfikir positif dan melakukan yang terbaik bagi negara ini terlepas dari segala isu ramalan yang beredar.
Lama kelamaan rasa cintaku kepada tanah air kian muncul seiring bertambahnya umurku, meskipun saat itu usiaku masih sekitar 10 tahun saja dan pengetahuanku tentang negeri ini masih sangat kecil, namun antusiasku dalam belajar membuktikan bahwa aku siap menjadi penerus bangsa. Aku giat mempelajari apapun meski aku belum tahu akan jadi apa aku nanti, dengan cara apa aku  menjadi pahlawan bagi negeriku sendiri, atau setidaknya tidak menuntut negara untuk memberikan apapun padaku, tetapi memikirkan apa yang bisa aku berikan pada negara ini. Jangan sampai negeri subur dan makmur ini di tinggalkan oleh bangsanya yang geram melihat pemerintah yang hobinya menggerogoti harta rakyat, sehingga ada yang berniat menetap di Jerman, Amerika, Jepang, Korea dll. Hal ini yang ku dengar dari mulut teman-teman ku sendiri, sungguh miris hati ini. Memang di masa kepemimpinan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang akrab di panggil pak SBY ini gencar memerangi koruptor di negeri ini, coba bayangkan Indonesia adalah salah satu negara terkorup di dunia. Ya, sudah beberapa kasus yang terbongkar, uang yang di gasak pun bukan dalam jumlah yang sedikit, malah hingga triliunan rupiah.
 Peran media dan pers semakin membuka mataku yang mulai dewasa dan mengerti negeri ini, banyak sekali kasus korupsi yang ku lihat di media, dan kebanyakan mereka mengelak keterlibatan mereka tentang kasus itu. Namun kasus tidak dapat terbantahkan lagi, bukti-bukti sudah jelas sehingga mereka mengalami hukuman. Tapi yang aku lihat mereka dihukum hanya untuk beberapa tahun saja, apakah itu adil? Sementar teman-temanku nun jauh di sana sekolah mati-matian demi mengharumkan negeri ini, menyebrang sungai untuk kesekolah, sedangkan wakil rakyatnya yang mempermalukan negeri. Coba lihat ayah dan ibu kami, bekerja tiada henti, membayar pajak untuk negeri, tapi jerih payahnya di korupsi orang-orang tak berhati. Kapan mereka yang korupsi itu sadar? Mereka itu hanya wakil rakyat, semua yang memiliki embel-embel wakil kan biasanya kedudukannya lebih rendah dari ketuanya. Misalnya wakil ketua kelas jabatannya lebih rendah dari pada ketua kelas, wakil bupati jabatannya lebih rendah dari Bupati dll, sehingga kekuasaannya pun tidak setinggi atasannya. Coba lihat, namanya saja wakil rakyat pasti jabatan dan kekuasaannya pun lebih rendah dari rakyat, tapi coba lihat lagi apakah benar demikian?. Raja nya banting tulang bekerja, ada yang menjadi pembantu rumah tangga, buruh pabrik, pedagang, pengusaha dll, sedangkan wakilnya berleha-leha duduk dikursi dan mengkorupsi uang rajanya. Dan tidak jarang aku melihat di televisi bahwa anggota DPR tertidur saat rapat, dan bahkan ada yang tertangkap kamera tengah menonton video porno saat rapat, sungguh memalukan. Apa mereka tidak sadar bahwa diri merka itu dipilih dan dipercaya untuk memimpin negeri ini rakyat, setidaknya kerja keras rakyat juga terbayar dengan kerja keras wakil rakyat yang jujur dalam membangun negeri.
Hal inilah yang kiranya menjadi tugas berat pak SBY, memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Untuk menjalankan programnya pak SBY di dampingi oleh wakilnya yaitu  Muhammad Jusuf Kalla. Bersama beliaulah pak SBY memimpin negeri ini. Kabinetnya di beri nama kabinet Indonesia bersatu. Namun, dalam prosesnya hubungan mereka terjadi kekurang harmonisan, mungkin karena perbedaan paham dan sebagainya. Namun mereka masih dapat menjalankan kewajibannya sebagai orang nomor 1 dan nomor 2 di negeri ini dengan cukup baik hingga akhir massa periode kepemimpinannya.
Pada pemilihan umum 2009, Pak SBY mencalonkan lagi menjadi presiden, begitu juga dengan mantan partnernya yaitu pak Jusuf Kalla, beliau pun mendaftarkan dirinya sendiri. Namun persaingan sengit terlihat diantara SBY dengan Jusuf Kalla. Slogan kampanye SBY yang berbunyi ‘ Lanjutkan!’ di balas dengan slogan Jusuf kalla yang berbunyi ‘Lebih cepat lebih baik’ menambah seru persaingan politik, namun tetap sehat dan fair. Namun pemilihan umum saat itu berpihak kepada pak SBY lagi, mungkin karena kepemimpinan beliau sebelumnya berkesan baik di hati rakyat karena berhasil mengungkap dan mengadili kasus korupsi, Pak SBY menjabat lagi untuk periode kedeua bersama wakilnya Boediono.
Sosok beliau adalah penggemar musik sehingga beliau telah menciptakan lagu bertemakan smangat membangun negeri, beliau juga tipe suami yang setia, kemanapun ia pergi pasti disana turut juga Ibu Ani Yudhoyono yaitu istrinya. Dalam masa jabatanya ia aktif mengunjungi negara negara dunia untuk bersilaturahmi, juga tidak jarang  turun lansung ke daerah Indonesia yang mengalami bencana alam. Kabinetnya diberi nama Kabinet Indonesia Jilid II. Namun tidak jarang beliau mereshuffle beberapa kabinetnya yang dirasa kurang mampu mengemban amanat. Sebagai tindakan lanjut dalam pemberantasan korupsi, beliau pun mendukung kinerja KPK, sehingga KPK berhasil menangkap beberapa orang yang terlibat penggelapan uang, contohnya Gayus Tambunan, ia adalah seorang pegawai bank, tapi ia telah mengkorup banyak rupiah. Apalagi setelah ia dalam masa hukuman, masih sempat ia menyuap petugas lapas untuk membebaskannya dalam plesiran ke Bali menonton olahraga Tennis. Aku berpikir bahwa negeri ini sudah sangat parah, dimana mana korupsi, dari yang hanya polisi lalu lintas ketika menilang pelaku pelanggaran lalu lintas saja bisa juga disuap dengan uang dan banyak lagi contoh lainnya. Aku sangat terkejut, jangan-jangan negara ini lebih banyak yang seperti itu dibandingkan yang jujurnya. Coba bayangkan mereka yang ikut pemilu, baik didaerah maupun di pusat ada yang sampai menghabiskan uangnya untuk berkampanye dan money politik, lalu untuk apa? Mungkin kasus korupsi bukanlah unsur yang datangnya tiba-tiba, tetapi memamg sudah di rencanakan. Agar modal dalam kampanye dengan cara apapun dapat kembali lagi mungkin setelah mereka terpilih maka akan lansung korupsi, maka tidak jarang mereka yang gagal terpilih justru menjadi frustasi dan gila karena merasa telah mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk kampanye dan ia sadar bahwa uangnya tidak bisa kembali lagi.
Sampai suatu ketika ada perseteruan antara KPK dengan polri, KPK menganggap polri tidak dapat diajak kerja sama, buktinya ada saja pihak kepolisian yang masih bisa disuap, lalu bagaimana dengan proses pengadilan pelaku korupsi, pastinya akan lebih runyam, namun Polri tidak terima, malah mereka menuding ada main antara KPK, yaitu ketuanya yang juga disebut sebut terlibat kasusu korupsi. Sehingga di berita dan media muncul sebutan cicak versus buaya, cicaj  adalah KPK yng organisasinya hanya sedikit, sedangkan buaya di simbolkan bagi Polri yang beranggota sangat banyak diseluruh Indonesia. Perdebatan ini terus berlangsung hingga pak SBY menyampaikan pidatonya bahwa pengusutan kasus korupsi dilakukan oleh KPK bukan pihak kepolisian. Akhirnya perseteruan ini mereda.
Muncul lagi kasus baru yaitu keterangan dari mulut Dahlan Iskan sebagai mantan Mentri BUMN bahwa pada masa jabatan dahlan sebagai mentri BUMN, banyak diantaranya anggota DPR yang menyuapnya untuk kelancaran suatu proyek, sehingga menggemparkan seluruh anggota DPR. Dahlan dianggap telah merusak reputasi wakil rakyat dimata publik, padahal tidak semua anggota DPR berlaku demikian. Dahlan pun diminta pertanggung jawabannya atas tuduhannya, maka ia menyebutkan beberapa nama yang terkait penyuapanyang ia maksud. sehingga terbongkarlah beberapa orang yang memang terlibat. Hal ini membuat aku berpikir, bahwa di luar sana masih banyak koruptor-kooruptor yang bersembunyi dan mungkin saja yang sudah terungkap kali ini hanyalah ikan teri nyasaja, ikan kakap dan yang lebih besarnya masih banyak. Namun mungkin skenario mereka yang apik masih dapat melindungi mereka, karena kasus korupsi pastilah beralur, tidak mungkin dilakukan oleh seorang saja.
Belum lama ini yaitu tanggal 14 November 2012, aku melihat berita di televisi, bahwa Pak SBY membubarkan BP Migas, alasannya adalah sudah ada BUMN jadi BP Migas di perlukan lagi. Hal ini mendapat protes dari beberapa kalangan bahwa, karyawan BP migas perlu di perhatikan juga nasibnya.
Aku menonton di televisi, bahwa dalam dialog kegaraan Adhi Masardi dari partai PKB mengatakan bhwa SBY membubarkan BP Migas untuk melindungi mafia migas, hal ini menjadi perseteruan antara Adhi dengan Sutan Batoegana dari kubu demokrat. Sutan mengatakan bahwa Pak Adhi tidak boleh berbicara demikian, lalu bagaimana dengan massa kepemerintahan Gus Dur? Apakah bersih , bagaimana dengan kasus bulogate dan bruneigate?. Pernyataan ini yang membuat kecaman terjadi kepada sutan, masa pendukung Gus Dur seperti dari PKB dan lembaga-lembaga islam masyarakat memprotes tindakan Sutan karena telah menghina Gus Dur, dan menuntutnya untuk segera dipecat sebagai anggota DPR. Namun sutan bersikeras ia mau minta maaf asalkan Adhi Masardi juga meminta maaf kepada SBY.

Hingga kini kasus ini tetap masih berjalan dan belum ada penyelesaiannya. Tapi bagaimanapun menyebalkannya negeri ini, aku tidak mau mnghkhianati negeri ku sendiri. Aku akan menjadi warga Indonesia yang berguna dimasa yang akan datang, bukan malah meninggalkan negeri ini yang masih kacau balau dengan pindah keluar negeri, dan menyisakan orang orang yang tidak mampu untuk memimpin negeri ini, jika begitu mau jadi apa negara kita ini nanti?. Yang aku harapkan bahwa negeri ini nantinya akan lebih maju lagi ditangan orang yang cerdas juga jujur, bukannya yang pintar lalu kebelenger, itu kata ibuku. (dibuat tahun 2013 saat aku masih duduk dibangku SMA)

Minggu, 26 Januari 2014

Posted by Only Hilda Meilani 07.46 No comments
Gagal Belajar Kalkulus

                Hari itu kita baru pulang dari kampus, baru aja selesai UAS mata kuliah apa ya?  Lupa deh, yang di inget, besok itu libur, nah besoknya lagi UAS kalkulus. Rencananya, hari ini mau belajar kalkulus bareng dikosanku. April, Rosma, Nure, Yunita, Andri, Inay dan aku baru selesai makan dideket kampus.
                “pulangnya jaki yuk?” , ini lupa siapa yang ngajak. Jaki itu singkatan dari jalan kaki guys.
                “ ah engga ah, gue baru aja makan jadi mager, mau naik angkot aja”, kata Nure. Mager itu males gerak, biasa anak alay.. apa-apa dibikin sok gaul, wakwakwak.
                “ih kayaknya enakan jaki deh, jaki aja yuk,lumayan ngurusin badan” , dari dulu aku ga sepakat dibilang gendut sama temen-temen.  Alhasil dengan bujuk rayu mautku, semua sepakat untuk pulang ke kosanku buat belajar kalkulus dengan jalan kaki.
                Belum jauh kita beranjak, hujan turun keroyokan. Alih-alih anak teknik, meskipun cewek , kita ga boleh lemah dan rapuh meskipun tertampar hujan cilegon yang ganas, sumpah ini lebay.
                “ lanjuuuuut”
                “eh sorry ya, gue naik angkot aja, ga ikut  belajar bareng deh, maaf ya” kata Nure sambil nyetop angkot.
                “yah, ga solider ah nure.. yaudah. Yang lain mau gimana? Naik angkot apa tetap jalan kaki sama aku?”. Dan untuk kedua kalinya temen-temen ikut bujuk rayuku, ahahahah.
                Kami tetap melakukan perjalanan lewat jalan biasa, karena hujan, yunita sama rosma buka payung, jadi satu payung bertiga. So sweet ya... andri buka hape buat nyetel musik kenceng-kenceng, katanya sih buat ngilangin stress.
                “ndri, gausah bunyiin musik kenapa, berisik tau”
                “ah, gapapa hil, ngilangin stress”. Kata andri.
                Tak terasa, kami sudah hampir tiba dikosanku. Tiba-tiba sesuatu terjadi.
                “eh... eh.. eh.. hape aku, tolong” april teriak.
                Aku pikir april keserempet motor, taunya dijambret. April sempet tarik-tarikan gitu, tapi Cuma berhasil ngambil silikonnya aja. Si penjambret naik motor kopling yang jadul, baju merah keorangean dan helm putih usang. Tanpa pikir panjang aku Cuma teriak.
                “maliiiiiiiiiiiiiiiing, toloooooooooooooooooong”  tapi ga bisa ngejar. Tiba-tiba ada cowok naik motor ngebantuin april buat ngejar tuh jambret tapi sayang ga kekejar.
                Si jambret masuk ke perumahan, dan kami berlima berusaha ngubek ngubek perumahan itu sampe kedalem dalem tapi nihil, yunita kirim pesan lewat bbm ke teman-teman kampus buat bantuin kita.
                “halooo, hil, kamu dimana sekarang?” ada yang nelepon aku.
                “di KR, tapi ga tau dimana tepat nya, huaaaaaaa”, april yang dijambret aku yang nangis.
                “oh yaudah, april udah di dpn kosan mu nih” kata si penelepon. Aku dan temen-temen balik ke kosanku, disana udah rame rombongan konvoi bapak-bapak pembela kebenaran, ahaahahaha. Pas ngeliat april nangis, aku tambah nangis. Pasalnya, kalau temen-temen jadi trauma dan kapok main  ke kosan aku, gimana? Kan kosanku jadi sepi. Ga enak juga sama april, coba aja aku ga bujuk buat jalan kaki, dan ikut nure aja, ga bakal kejadian begini, kayaknya copetnya udah ngincer deh, padahal andri yang mainin hape dari tadi, april baru ngecek hape aja pas mau deket kosan aku, tapi april yang jadi korbannya. Kasian april. Aku minta maaf ya pril. Kejadian ini udah dilaporin ke polisi, soalnya udah kejadian dua kali,yang pertama putri di jambret, ditodong malah. Jadi ga enak gitu sikonnya buat belajar kalkulus. Gagal deh belajar kalkulusnya, aku jadi pengen pindah kosan. Rawan juga nih.

                Esok harinya, aku buka line di hape. Kontak akun line april masih ada, tapi udah berpindah tangan pastinya, aku kirim pesan lewat line, ‘ecieee yang abis ngejambret hape orang, selamat ya, semoga selamat dunia akhirat, aamiin’ hahaha.
Posted by Only Hilda Meilani 07.43 1 comment
Parno di Kosan Naya
                Selama ospek berlangsung di  kampus UNTIRTA Serang aku nginep di kosan Naya, eh dapet kenalan baru namanya Fatimah, kita punya banyak kesamaan loh, lahir sama sama bulan Mei, sama-sama lahir dari rahim seorang ibu, sama-sama umur 18 tahun, sama-sama cewek, hahaha ini sih wajar lah akakak. Kita sama-sama punya kebiasaan yang sama, suka sama hal yang sama , asal ga suka sama cowok yang sama aja ya.. ahahah. Malem itu ceritanya kita mau nonton film bertiga, judulnya possession. Genre film ini kan horror, udah parno duluan kalo denger apapun itu, suara air ngalir aja langsung  parno, terus liat putih-putih di wajah juga parno, hahaha itu panu. Ok maaf ga jelas.
                “ ih nay, pintu udah di kunci belom?” kata fatimah.
                “ udah kok, eh udah belom ya. Coba cek gih fat.” Kata naya.
                “ah ogah lah takut” kata fatimah
                “ yaudah, yuk barengan” , semua beranjak dari atas kasur menuju ke pintu luar kosan.
                “ udah kok ini. Emang nih naya lupaan deh kebiasaan” kata fatimah.
                “ lanjut yuk nontonnya”
                “ kita nonton possession ya, tar dulu aku lupa naro file nya dimana.” Kata naya
                “ disearch aja nay” kata fatimah
                “ cieee pinternya..tumben, akakakak”
                “ahh sialan luh da, hahaha” . kita jadi kelitikan berdua, sementara naya sibuk nyari file nya.
                “shuuuuut nih ketemu. Yeee, siap-siap . lampu jangan lupa di nyalain biar ga horror” heboh naya, seharusnya nonton film horror kan nuansa yang mendukung itu gelap-gelapan, ya setidaknya remang-remang. Ahaha ‘kosan remang-remang’, apaan sih ga je.
                “ok, satu dua tiii...” belum selesai menghitung dan nge klik filenya buat di tonton, tiba tiba semua lampu mendadak mati.
                “yah, mati lampu nih guys..”  , tiba-tiba kita semua kompakan teriak.
                “ aaaaaaaaaaaaa, pintu mana pintu, gue mau keluar, ini apaan nih” fatimah teriak.
                “itu hidung gue fat.. maen pencet aja lo”
                “sorry da, pantesan lembek bertulang dan berlubang, gede juga lubang hidung lo ahahaha”.
                “fat, hil.. buruan sini. Becanda mulu”. Bulu ketek tiba-tiba merinding, bulu kaki bergetar, bulu hidung bejoget. Ahahha lebay.
                “aw... fat, gituan aku ke tonjok, sakit tau” naya histeris.
                “eh maaf nay, itu aku. Pantesan ga enak gitu ahahah mana *** sensor”
                “eh, maaf kirain fatimah, biasanya kan paling rusuh” kata naya.
                “bentar nih gue buka kuncinya, bu...maaf ganggu lampunya mati nih bu, boleh minta tolong ga bu? “ teriak fatimah di luar kosan.
                Ibu kos keluar secepat kilat,
“oh ya ampun mati ya lampunya, sebentar ibu bilang bapak buat benerin.” Singkat cerita lampu udah di benerin, semua balik ketempat asal.
“hmmmm jadi diterusin ga nih nontonnya? “ tanya  naya.
“jadi lah masa engga, masih kepo nih nonton itu.”
“yaudah, yah file nya ke close nih, coba aku search ulang. Hmmm, kok ga ada ya?” jelas naya.
“serius loh nay?, jangan nakut nakutin lah” kata fatimah.
“ coba drive nya di back ke umum, di drive c atau d”
“udah hil, udah di coba, tapi no items match your search” naya mulai kikuk.
                “ coba sini gue yang search”
                Tiba-tiba lampunya mati lagi, sumpeh ini horror. Sontak kita bertiga teriak lagi, kompakan lagi
                “yah, guys.. mati lagi? Huaaaaaaaaaaaaaaaa”
                Semua lari lagi ke luar kosan, dan lagi-lagi ngebangunin ibu kos. Singkat cerita lampu udah nyala lagi tuh.
                “masih mau coba nonton hil?” tanya naya.
                “hmmm engga deh, jadi takut beneran “
                “ ah tapi... gue kepo nih, eh...coba liat, nih ada possession. Masih mau nonton?” tanya fatimah.
                “ gak mau deh, cukup 2 kali aja please, ada film lain ga? “
                “yaudah wedding dress nih, mau?” kata naya.
                “itu film apaan? “
                “drama sedih gitu deh” tegas naya
                “yaudah lah apa aja, biar suasana nya move on, ga horror mulu”
                Beberapa menit kemudian, aku dan naya  yang lagi serius nonton tiba-tiba mendengar suara aneh, bukan cekikikan, bukan juga sura tangisan, apa lagi anjing berkokok. Loh ? ahahaha
                “sialan si fatimah, tidur aja nakutin, ngoroknya itu kayak film insidiouse".


Rabu, 22 Januari 2014

Posted by Only Hilda Meilani 17.34 No comments
Jum’at 20 Desember 2013.
Haloooo dunia cyber.., long time no see ya. Haha. Udah alih status nih, jadi MAHASISWA loh...sibuk, makanya setelah serangkaian UN, dan tes perguruan tinggi negri, dilanjutkan dengan seabrek kegiatan kuliah dan kampus baru sekarang kita bisa kangen kangenan. Sorry ya bukan eike sombong, ok deh review aja, dimulai dari kuliah aja deh, kuliah itu bener2 mandiri cuy, jauh dari siapa2, kayak orang asing. Temen masih asing, dan paling parah adaptasi yg suseeeh beuds, *alay*. Bayangin, sampe sampe nomaden, alias pindah2 lokasi, pertama, karena buru2 dan ga mau ribet, plus ga tau juga kosan yg layak tuh gimana, main accept aja dah, ngajak korban juga lagi, temen satu SMA yg kuliahnya beda jurusan, sebut saja dengan inisial, Aisi Farhah. Hahaha.
 “ ih hilda, ini apaan?”.
” kosan lah is.. dikira mall”.
                “bukan itu, tapi itu” menunjuk ke arah lain.
                “ oh itu pohon. Ga pernah liat pohon?”
                “dasar upay, gue juga tau itu pohon, kenapa ga bilang kalo kosannya pas banget depan 2 beringin gede gede begini?” protesnya.
                “ udah enjoy aja, anggap aja untuk penghijauan”
                “penghijauan?... yang bener aja, ini sih hutan, kelewat ijo dan kelewat sepi. Apa bedanya sm TPU ?”
                “Beda lah lay.. disini kan perumahan,pasti banyak yg nempatin”
                “iya perumahan hantu”
                “bawel luh, masuk yuk..udah terima aja setidaknya buat masa ospek aja dulu”
Beberapa hari kemudian, via handphone.
                “is kamu dimana?”
                “dikosan temen hil.. km gpp ya sendirian disitu, hahaha”
                “sial, masa ditinggal sih. Tega .”
                “katanya pemberani..? mana?”
                “oh iya aku kan cewek kuat”
                “kasian, hati-hati ya hil.. ckckckck turut berduka”

Hahah pura2 sedih, padahal aku juga lg ga ada dikosan. Takut juga sebenarnya. Susah juga ya nyari kosan, kayak milih pacar. Banyak sih cowok ganteng, tapi kalo ga bikin aman dan nyaman ya ga cocok, sama kayak nyari kosan. To be continue...

Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter